Gembong Rampok dari Lampung Timur Akhirnya Tertangkap

Selamat Hari Pahlawan gan….

Alhamdulillah Timah panas polisi akhirnya menghentikan jejak Bambang Harmoko (32) di dunia kejahatan. Namun siapa menyangka beberapa hari sebelum ajal menjemputnya, gembong perampokan di sejumlah tempat di Jakarta ini sempat menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Lampung Timur.

Petugas Polsek Ciracas, Jakarta Timur, menembak mati Bambang, pada Minggu (2/11) lalu. Bambang adalah buronan kepolisian yang diduga terlibat aksi perampokan kantor mikro laju simpan pinjam milik CIMB Niaga, Ciracas, pada 19 Agustus lalu.

Dalam setiap aksinya, Bambang dan komplotannya terkenal sadis. Tak hanya itu catatan kriminal Bambang cukup banyak. Kepolisian menyebutkan Bambang terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor hampir di semua wilayah di Jakarta. Bahkan, polisi menyatakan Bambang juga adalah dalang peredaran senjata api ilegal di Jakarta.

Menjadi buruan polisi di Jakarta, Bambang memutuskan pulang ke kampungnya di Desa Sriwangi 2, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur. Akhir Oktober, Bambang pun menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Lampung Timur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya juga mencurigai Bambang terlibat beberapa aksi perampokan di Bandar Lampung, salah satunya adalah pencurian mesin ATM Bank Muamalat.

“Ketika itu saya menugaskan tim buser untuk menangkap Bambang,” kata Dery kepada Tribun, Minggu (9/11). Tim buser mengendus keberadaan Bambang di sebuah pondok pesantren di Lampung Timur.

Tim yang dipimpin Kanit Buser Inspektur Dua Syahir Perdana ini berangkat ke Lampung Timur. Dari informasi yang didapat Tribun, tim buser masuk ke dalam pesantren mencari keberadaan Bambang.

Di dalam pondok pesantren itu, tengah berlangsung ibadah pertobatan dimana salah satu santri yang mengikuti ibadah pertobatan adalah Bambang. Polisi pun mesti menunggu beberapa jam sampai ibadah tersebut selesai.

Begitu selesai ibadah, Bambang pun langsung ditangkap petugas. Awalnya, pihak pondok pesantren mempertanyakan penangkapan terhadap salah satu santrinya itu. Setelah diberi penjelasan oleh polisi, pihak pesantren merelakan Bambang dibawa petugas.

Kepada aparat Polresta Bandar Lampung, Bambang mengaku tidak terlibat dalam aksi perampokan di kantor Ice Cream Walls maupun pencurian mesin ATM Bank Muamalat. Bambang menyatakan terlibat perampokan di luar Lampung.

Salah satu perampokan yang diakui Bambang adalah perampokan kantor money changer di Bandung pada tahun 2009. Dua minggu sebelum masuk pesantren, Bambang juga mengaku habis membegal di wilayah Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.

“Karena tidak ada tempat kejadian perkara di Bandar Lampung maka tersangka kami serahkan ke Polsek Ciracas karena tersangka Bambang adalah DPO Polsek Ciracas,” tutur Dery lulusan Akademi Kepolisian tahun 2001 ini.

Terimakasih Pak Kumis…

Sumber: Tribun Lampung

Iklan

One thought on “Gembong Rampok dari Lampung Timur Akhirnya Tertangkap”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s