SADIS, Satu Keluarga Di Lampura Di Bantai Hingga Dua Orang Meninggal

Lagi-lagi pembantaian terjadi di Lampung, tepatnya di Bukit Kemuning Lampura
Diduga pelaku tersinggung saat di panggil oleh si korban, pelaku membantai satu keluarga di Bukit Kemuning ini, berikut beritanya ane copas dari tribun gan,

TRIBUNLAMPUNG, BUKIT
KEMUNING-Satu keluarga di Bukit Kemuning, Lampung Utara, menjadi korban pembantaian, Senin (17/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa ini menewaskan dua orang, yakni ayah dan anak. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal adalah Sapril (50) dan anaknya, Bayu Ramadani Saputra (15). Sedangkan korban luka adalah istri Sapril, Emprianti (42), dan Yamin (37), paman dari Bayu. Keempatnya merupakan warga LK IV, Kelurahan Bukit Kemuning, Lampura.

Kapolsek Bukit Kemuning Kompol Afrizal Sikumbang membenarkan adanya pembantaian terhadap satu keluarga tersebut. “Pelakunya sudah teridentifikasi oleh kepolisian. Saat ini masih dilakukan pengejaran,” kata Afrizal, Senin malam.

Ia menjelaskan, peristiwa pembantaian satu keluarga diduga terjadi karena kesalahpahaman. Sehingga menimbulkan kontak fisik antara pelaku dengan korban. “Kita masih selidiki penyebab utama kejadian,” ujarnya.

Emprianti, salah satu korban luka, menjelaskan, saat itu dirinya sedang menjaga warung yang berada di rumahnya. Kemudian, Emprianti memanggil pelaku. Emprianti menduga panggilannya membuat pelaku tersinggung.

Tak lama kemudian, pelaku mengambil sebilah pisau jenis badik. Pelaku pun langsung menghujamkan badik ke tubuh Emprianti. “Pelaku tiga kali menikam saya,” kata Emprianti saat ditemui di Puskesmas Bukit Kemuning.

Setelah itu, pelaku juga menghujamkan badik ke tubuh suami dan anaknya. Sapril tertusuk di empat bagian tubuh, sedangkan Bayu ditusuk lima kali. “Suami dan anak saya meninggal dunia di rumah setelah ditusuk oleh pelaku,” jelasnya.

Saat bersamaan, Yamin berusaha melerainya. Tetapi, pelaku yang tengah kalap juga menusuk Yamin hingga tiga kali. “Saya kemudian ditolong warga dan langsung dibawa ke Puskesmas Bukit Kemuning,” ujarnya.

Pantauan Tribun, korban Empriyanti masih tergolek lemas di salah satu ruang di Puskesmas Bukit Kemuning. Sedangkan korban meninggal dunia dibawa ke rumah keluarganya, di Gang Masjid Muslimin LK V, Bukit Kemuning, Lampura.

Hati hati gan, kejahatan bisa terjadi dimana-mana dan kepada siapa saja

 

Semoga bermanfaat gan..

Sumber: Tribun Lampung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s