Ada Ritual Seks Di Gunung Kemukus Jawa Tengah

Selamat pagi gan….

Wah ane kaget liat berita ini, baru tau kalo di Jawa Tengah tepatnya di Gunung Kemukus ada Perziarahan Gunung Seks. Ya memang ane gak tinggal di Jawa Tengah makanya gak tau, tapi sebagai orang indonesia ane juga gak tau dan baru denger ada tempat ziarah aneh begituan di Indonesia. Katanya sih buat dapetin keberuntungangan. Bahkan beritanya dari situs luar negeri loh gan…

Ini ane baca di Tribun Lampung yang dilansir dari Daily Mail:


Situs berita Daily Mail mengungkapkan adanya sebuah gunung di Indonesia yang kerap dijadikan tempat ritual seks oleh para peziarah demi mendapatkan keberuntungan. Gunung tersebut adalah Kemukus dan biasa dikenal dengan Gunung Seks, lokasinya berada di Jawa Tengah.

Adalah Patrick Abboud, jurnalis asing dari program Dateline SBS Australia, yang membuat kisah ritual aneh di Gunung Kemukus. Menurut Abboud yang dikutip Daily Mail, setiap 35 hari, seseorang harus berhubungan seks selama tujuh kali agar ritual itu berhasil.

“Ini kisah yang aneh. Beberapa tahun yang lalu saya membaca sebuah artikel tentang hal itu dan melihat ke sana, butuh beberapa saat untuk sampai ke sana,” kata Abboud.

Dia menggambarkan ritual itu sebagai kejadian yang luar biasa mengejutkan. Ia pun menunjukkan foto-foto orang sebelum melakukan ritual seks di Gunung Kemukus.

Berdasarkan penelusurannya, ritual seks di Gunung Kemukus berawal dari kisah seorang pangeran muda yang memiliki hubungan asmara dengan ibu tirinya pada Abad ke-16. Keduanya bercinta di puncak Gunung Kemukus, kemudian tertangkap basah, lalu dibunuh dan dikubur di sana.

Kini, puncak gunung itu dijadikan tempat “suci” bagi mereka yang ingin mendapatkan kemakmuran dan kemajuan hidup.

Mereka yang melakukan ritual seks adalah mulai dari pria beristri, ibu rumah tangga, pejabat hingga pekerja seks komersial (PSK). Bahkan, lokasi itu kerap dijadikan tempat prostitusi.

Tempat itu kini begitu populer sehingga menarik wisatawan lokal. Ironisnya, pemerintah setempat menarik pungutan pada mereka yang memasuki kawasan tersebut.

“Ini sebuah kontradiksi, pemerintah mengetahui perzinahan yang terjadi, namun mengabarkan sesuatu yang berbeda dan menutup mata,” kata Abboud dikutip Dailymail.

Menurut dia, pemerintah dan tokoh agama setempat terkesan membiarkan prostitusi berkedok ritual di Gunung Kemukus. Selain bertolak belakang dengan ajaran agama, aktivitas tersebut juga rawan penyebaran penyakit kelamin.

Nah bener kan…?
Yang mau liat berita n videonya klik disini

Ternyata di Indonesia ada hal yang begitu juga ya gan..

Semoga bermanfaat 😁

Sumber
Sumber
Sumber

Iklan

22 thoughts on “Ada Ritual Seks Di Gunung Kemukus Jawa Tengah”

      1. Masalahnya bukan hal baru, udah biasa denger coz ga penasaran… uda gitu biasanya yg datang jg udah berumur/emak2.. Gengsi dong anak muda main kesana, xixi..,

        Suka

  1. Plebeu / Bolas, com os -5º que têm assolado neste inverno, nem quero imaginar aqueles que têm de aguentar os -70º….Ai que frrei!!brrrr!rrrrrrrrrrrrrrrGostoi deste comentário ou não: 4

    Suka

  2. I used to worry so much about being ready for the baby until an wise grandmother told me, &#e;b02Ba2i8s come whether you’re ready or not.” After that I stopped sweating it. All you HAVE to have is yourself, clothes, diapers, wipes and a car seat. The baby has to have somewhere to sleep by the time you’re ready to put it down. You need a stroller that lies flat the first time you take the baby out. Everything else is really just for convenience. There’s not reason to stress over things that are just supposed to make things easier.

    Suka

  3. Excelente columna, yo soy gay, sin embargo no tenia bien clara las diferencias entre transgenero y transexual, yo pensaba que la diferencia estaba en haberse realizado la cirugía genital o no, muchas gracias por la aclaracion.Estoy de acuerdo con que es una buena politica pero lamentablemente visto desde el punto de vista de la patologizacion, lo que es lamentable.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s