Bapak di Kalimantan Timur Ini Ciptakan Mobil Hybrid Sendiri

Salut bener ma bapak ini, ketika banyak orang yang berdemo meminta harga BBM di turunkan kembali dia malah memutar otak dan bekerja keras untuk menghadapi kenaikan harga BBM dengan membuat trobosan terbaru.

Dikutip dari Tribunnews.com, adalah Ade Dharma Putra merancang mobil listrik tenaga terpadu yang menjadi impiannya selama ini. Saat ini mobil ciptaannya itu sudah mencapai progres 60 persen yang dirakitnya sejak pertengahan Agustus 2014 silam.

Mobil listrik ini tentu memiliki keunggulan, yakni hemat dalam penggunaan bahan bakar. Sehingga mobil ini sangat cocok digunakan di tengah kondisi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Mobil listrik ini didesain layaknya kendaraan off the road agar bisa melintasi medan perkebunan yang banyak ditemukan di wilayah Kaltim, khususnya Kukar. Secara prinsip, rangka kendaraan mobil rancangan Ade menggunaan sasis tubular dan desain suspensi sudah independen, hanya tipikal gardan masih memakai tenaga yang didukung dari transmisi dan gearbox. Jenis motor penggeraknya memakai dinamo magnet brush DC 180 volt dengan daya motor 1,8 HP (horse power).

Ade mengatakan, pengembangan dari kendaraan ini nantinya akan mengacu pada teknologi hybrid komunal. Artinya, sumber energi yang didapat untuk menjalankan kendaraan berasal dari tenaga listrik 220 volt. Kendaraan ini juga bisa mandiri dengan menggunakan teknologi solar cell (panel surya). Untuk jenis hybridnya, Ade menggunakan mesin kendaraan roda dua kapasitas 100 cc.

Seluruh energi yang disalurkan penggerak kendaraan melalui metode reducer, yakni pengurangan rpm energi gerak motor jadi energi gerak roda. Dengam sistem ini, mobil listrik ini mampu melintasi medan yang buruk dan terjal.

Untuk sementara versi pertama ini, dia belum mengadopsi sistem transmisi penggerak empat roda, melainkan masih transmisi penggerak dua roda. Kendati demikian, Ade menggunakan roda jenis tracker off road. “Konsep mobil multi purpose vehicle ini dari jenis varian bodi yang mau diterapkan bisa bermacam2, seperti jip atau pikap sesuai kebutuhan,” tuturnya. Kendaraan listrik ini bisa diterapkan untuk menyiram tanaman di trotoar yang tidak perlu jalan cepat, bisa pula untuk kendaraan pengangkut sampah.

Mobil ini irit bahan bakar, paling tidak sehari bisa berhemat 1-2 liter atau setara Rp 20 ribu/hari. Mobil ini menerapkan metode pengecasan konvensional. Satu buah baterai kapasitas 50 ampere memakan waktu 2 jam pengecasan mulai 0 sampai penuh. “Dengan menggunakan inverter, kita bisa menghasilkan tegangan 180-220 volt,” tutur Ade. Dia memasang cakram di kopelnya cukup 2 roda dengan ring 14 milik Kijang, sedangkan transmisi dan gardan dari mobil hijet 1000. Reducer menggunakan gearbox ratio 1:8 dan motor DC rpm 4000.

“Saat ini saya sudah merakit rangka, sasis, sitem penggerak, suspensi dan power steering, tinggal memasang sumber penggerak, pemasang chasing bodi sekaligus solar cell-nya,” ucapnya. Mobil listrik ini sangat cocok untuk aktivitas di luar kantor dan mengurangi polusi udara. Dia berharap perusahaan bisa mengadopsi mobil ini karena lebih hemat biaya operasional.

Pemerintah juga bisa jadi leading sector untuk penggunaan mobil listrik ini sebagai pengganti mobil dinas yang ada selama ini. Sehingga biaya operasional mobil dinas bisa dihemat lebih banyak untuk kepentingan rakyat.

Patut diacungi dua jempol nih orang, semoga mobil nya cepet slesai jadinya pak…. Semoga bisa mengilhami mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang sekarang masih sibuk demo minta turun harga BBM untuk lebih baik melakukan hal-hal positif lain seperti hal nya pak Ade ini.

 

Semoga bermanfaat gan…

 

Sumber: Tribunnews.com 

Iklan

13 thoughts on “Bapak di Kalimantan Timur Ini Ciptakan Mobil Hybrid Sendiri”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s