Derita pengguna BPJS, jadi sasaran kekecewaan dan kemarahan dokter.

dengan nada tinggi kembali akhir nya dokter itu berucap “Ya sudah Periksa !!” sambil mengibaskan tangannya di depan muka kami kearah bidan (bidan Nara) yg sudah menunggu di kasur periksa,
Dalam keadaan terisak isak (menangis) istri saya bangun dari tempat duduk pergi menuju kasur periksa, dan saya menunduk sambil memegang kepala karena menahan emosi saya, namun bukanya dokter itu segera memeriksa istri saya, dia malah ber ucap dengan nada tinggi kembali “ini semua harus Jelas !!! saya tidak mau menjadi lemparan masalah dari mereka (dr. SPOG dan dr. faskes 1)”, “dan Nanti kalo hasil periksanya ternyata bagus saya akan kasih rujukan untuk di kembalikan ke Faskes 1” dan menambah bentakanya lagi “Perlu bapak Ketahui bahwa BPJS tuh yang dirugikan kita (dokter-red), kita nggak dapat apa apa dari BPJS”

setia1heri.org

lustrasi Kartu BPJS lustrasi Kartu BPJS

Sebuah curcol dari bro Lovely Mehong yang sedang memeriksakan kandungan istrinya di sebuah rumah sakit di bilangan Depok. Curcol yang dimuat di laman fesbuknya tanggal 7 Januari 2014 ini mengisahkan sisi lain derita pengguna BPJS. Kasus ini bermula ketika bro Lovely mendapat rujukan untuk proses pemeriksaan kandungan istrinya. Nah di rumah sakit ini tidak tahu jluntrungnya tiba-tiba si dokter bermuka masam, membentak dan berbicara keras yang mestinya tidak perlu dilakukan seorang dokter terhadap pasiennya. Perlakuan tidak mengenakkan ini apakah berawal dari pasien BPJS ataukah mungkin sang dokter sedang kalut pikiran sehingga terbawa esmosi.

Lihat pos aslinya 970 kata lagi

Iklan

3 thoughts on “Derita pengguna BPJS, jadi sasaran kekecewaan dan kemarahan dokter.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s