Tiga Begal Cilik Berkomplot Yang Rampas Motor di Persawahan Berhasil Dibekuk

PESAWARAN – Kepolisian Sektor Kedondong meringkus tiga anak yang menjadi komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan, Minggu (25/1/2015) sekira pukul 03.00 WIB. Mereka adalah Md (16), AH (16) dan Irfan (18) yang seluruhnya warga Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran.

Kepala Polsek Kedondong AKP Subandi mengatakan penangkapan ketiga pelaku berdasar laporan korban Irpiyanto (28) warga Desa Madajaya Kecamatan Wayrilau yang motornya dirampas oleh tiga orang yang tidak dia kenal, Sabtu (24/1) pukul 23.30 WIB.

“Perampasan sepeda motor itu terjadi di jalan raya Desa Kertasana, tepatnya di bulakan sawah,” ujar Subandi, Senin (26/1/2015) saat ditemui di ruangannya.

Subandi menceritakan, malam itu korban dari kediaman rekannya di sekitar Pasar Kedondong dan hendak pulang menuju Desa Madajaya. Korban, tambah Subandi, berkendara seorang diri menggunakan Honda Beat warna hitam.

Ironisnya, saat melintasi ruas jalan yang kanan kirinya merupakan hamparan sawah, korban dihadang sepeda motor Yamaha Vixion yang ditumpangi tiga orang berboncengan. Ketiganya merapas motor korban dengan salah satu diantaranya mengancam pakai pisau.

Saat itu, korban sempat melihat pelat nomor polisi pelaku yang kemudian dijadikan bahan polisi untuk mengungkap para pelakunya.
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kedondong langsung bergerak cepat begitu mendapat plat nomor polisi kendaraan yang dipakai pelaku pembegalan Irpiyanto (28) warga Desa Madajaya Kecamatan Wayrilau, Sabtu (24/1/2015) pukul 23.00 WIB di bulakan sawah jalan raya Desa Kertasana, Kecamatan Way Khilau.

“Anggota sempat melihat motor yang dicurigai itu digunakan belanja nasi bungkus di salah satu rumah makan Pasar Kedondong,” kata Kepala Polsek Kedondong Subandi, Senin (26/1/2015).

Lantas, anggota mengikuti motor tersebut dan menangkap Irfan (18) di rumahnya. Kemudian, dari Irfan ini polisi kembali menangkap dua orang rekannya yaitu Md (16) dan AH (16) di kosannya yang beralamat di Desa Nabang Sari, Kecamatan Kedondong.

Tapi, tambah Subandi, saat itu motor korban tidak ada di lokasi tersebut. Keterangan para pelaku, kendaraan ini dilarikan oleh seorang rekannya untuk dijual ke Talang Padang.

“Hasil komunikasi, para pelaku dengan yang membawa lari motor ini kehabisan bensin di wilayah Kelurahan Fajaresuk,” ungkap Subandi.

Hasil koordinasi dengan Polsek Pringsewu, tambah Subandi, motor itu terparkir di halaman salah satu masjid yang ada di Kelurahan Fajaresuk ditinggalkan oleh pengendaranya. Motor hasil kejahatan ini pun kini diamankan di Polsek Kedondong. (tribun lampung)

Terimakasih Pak Pol…

 

Salam Panic Brake….  

Baca Juga:

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s