CHINESE DEMOCRACY “The Most Expensive Album Ever Made”

CHINESE DEMOCRACY – GUNS N’ ROSES ALBUM (2008)

Chinese Democracy adalah sebuah album impian Axl Rose setelah Use Your Illusions, seperti biasanya Guns N’ Roses (GNR) selalu membuat album “selipan” atau album “pancingan” sebelum album besar dirilis.

Ketika GNR pertama kali pada tahun 1986 merilis mini album “Live ?!*@ Like a Suicide”, album ini hanyalah album “pancingan”, dan berhasil dengan album tersebut GNR dikontrak oleh Geffen Record salah satu perusahaan rekaman terbesar dan kemudian mereka merilis sebuah album pertama mereka yaitu, “Appetite For Destruction” (1987).

Guns N’ Roses berhasil menjadi salah satu band rock terbesar di dunia saat itu, dan Slash dinobatkan sebagai gitaris pendatang baru terbaik, melalui melodi-melodi gitarnya pada lagu Sweet Child O’ Mine.

GNR setelah itu kemudian mempersiapkan “Album Besar” lagi, namun sebelumnya mereka seperti biasa membuat sebuah album selipan, saat itu mereka merilis “GN’R Lies” (1988). album ini sebagian besar berisi lagu-lagu yang pernah dimuat dalam mini album “Live ?!*@ Like a Suicide”. Namun kenyataannya “GN’R Lies” meledak dipasaran melebihi apa yang sebelumnya diperkirakan, lagu “Patience” adalah salah satu penyumbang besar kesuksesan album ini. Seperti “Appetite For Destruction” yang sukses salah satunya dengan hal-hal kontroversial, “GN’R Lies” berhasil sukses salah satunya dengan hadirnya lagu “One In A Million” yang dianggap terlalu rasisme. Kontroversi yang berhasil dijelaskan oleh Axl Rose ini malah membuat popularitas album ini makin besar.

Tahun 1991 adalah tahun yang ditunggu-tunggu, saatnya GNR mengeluarkan album besar, yaitu “Use Your Illusion”. awalnya Axl Rose ingin menampung lagu-lagu GNR yang berjumlah 30 tersebut kedalam sebuah album, namun pihak Geffen ingin agar lagu-lagu tersebut dipecah menjadi dua album. Maka jadilah Use Your Illusion menjadi double album. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kedua album itu berada di peringkat pertama dan kedua album terlaris versi Billboard di AS.

Tahun 1993 nampaknya adalah tahun dimana GNR kembali membuat sebuah album “selipan” sebelum sebuah album besar akan dibuat. “The Spaghetti Incident?” yang pada tahun itu dirilis merupakan sebuah album yang semuanya berisi lagu-lagu cover version dari band-band pujaan para personel GNR. Album ini merupakan album yang paling tidak laku dalam sejarah GNR, saat itu popularitas album ini tergilas oleh popularitas musik Grunge yang saat itu ada album “Nevermind” dari Nirvana. seolah telah tergilas oleh jaman, popularitas musik rock / hard rock telah tergilas oleh Grunge.

Setelah itu Axl Rose mempunyai proyek besar yang dimulai tahun 1994 untuk membuat album terbesar GNR sepanjang sejarah, yang kemudian diberi nama “Chinese Democracy”.Rose mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin proyek pembuatan album itu, tetapi dia jelas tidak bisa memimpin. Kebetulan pihak Geffen Records juga memanjakan GNR. Berkat hasil penjualan album yang mendatangkan keuntungan luar biasa besar, mereka memberikan keleluasaan yang istimewa kepada GNR untuk menulis dan merekam. Keegoisan Axl Rose membuat semua personel GNR tidak betah bertahan, akhirnya akhir tahun 1997 Axl Rose hanyalah tinggal seorang diri sebagai personel “The Original Guns”, hanya satu orang yang tersisa itupun dari formasi 1990, yaitu Dizzy Reed (Keyboard).
Dalam keadaan GNR tinggal Axl Rose seorang diri, pihak Geffen Record tetap percaya bahwa GNR akan tetap bisa menggebrak dunia.

Pada tahun 1997 seorang eksekutif Geffen Record, Todd Sullivan, memberikan sebuah CD yang berisikan karya beberapa artis yang salah satu nomor lagunya diharapkan akan bisa dimanfaatkan oleh Axl Rose untuk menulis Chinese Democracy. Tak lama kemudian Sullivan diberi tahu oleh seseorang bahwa CD itu telah digilas ban mobil Axl Rose yang merasa tersinggung.

“Soalnya sebagian besar dari lagu yang dia siapkan benar-benar masih mentah. Saya bilang kepada Axl, ‘Dengarkanlah CD ini. Ada beberapa lagu yang menarik, mengapa kamu tidak memanfaatkannya untuk menulis album baru?’ Axl menjawab,’Hmm, memanfaatkan album CD ini??’ esok harinya saya ditelepon oleh bos saya, Eddie Rosenblatt, yang mengatakan bahwa saya dipecat.” Tutur Sullivan.

Pada awal tahun 1998 Axl Rose memindahkan proses rekaman ke sebuah studio lain di San Fernando Valley. Axl Rose diberikan komputer supercanggih, 60 gitar, peralatan rekam yang ultramodern, dan bermacam fasilitas untuk seorang bintang. Begitu yakinnya Geffen Record sampai mereka mengatakan bahwa Axl Rose sedang mengerjakan album terbaik sepanjang masa.

Axl Rose dibayar satu juta dollar AS untuk segera merampungkan album dan satu juta dollar AS tambahan jikalau Chinese Democracy bisa diselesaikan sebelum 1 Maret 1999. salah seorang produser kesayangan Axl Rose, Martin Glover, bahkan dijanjikan royalti tambahan jikalau ia bisa menekan Axl Rose untuk segera merampungkan albumnya sesegera mungkin.

Glover sering mengunjungi Axl Rose di rumahnya di Malibu (mmm,rumahnya Axl Rose tuh yang ada di Video Klip “Estranged”) untuk membantu dia fokus kepada kolaborasi mereka berdua. Namun, hasilnya sama saja. “Axl seperti menarik diri dengan mengatakan, ‘Saya belum siap’. Ia terisolir. Tak banyak orang yang percaya. Benar-benar susah menembus tembok yang ia bangun sendiri.” Tutur Glover.

Glover akhirnya menyerah dan digantikan oleh seorang produser tenar lainnya, Sean Beaven, yang antara lain sukses memoles Marlyn Manson dan Nine Inch Nails. Beaven termasuk berhasil karena mendorong Axl Rose dan GNR untuk menggarap lagu-lagunya di Chinese Democracy.

Namun, biaya yang dikeluarkan sudah terlalu melimpah. GNR, misalnya, meminta sebuah peralatan khusus yang mahal haga sewanya. Jutaan dollar AS dikeluarkan untuk menyewa alat itu selama dua tahun, tetapi penggunaannya tidak lebih dari satu bulan saja.

Axl Rose datang ke Studio satu atau dua hari selama seminggu, tetapi dia lebih sering absen. “Semuanya benar-benar kacau. Axl selalu sibuk mendatangi pesta atau mencoba komputer baru. Sering kami tidak melakukan apa-apa di studio.” Kata seseorang yang terlibat dalam proses rekaman.

Setiap pekan sedikitnya lima CD hasil rekaman yang masih kurang jelas diperdengarkan kepada Axl. Sedikitnya ada 1000 CD atau media musik lainnya yang dapat diproduksi, tetapi tidak ada satupun yang dapat dikatakan sebagai hasil final untuk dijadikan album.

Pada akhirnya Axl memilih sekitar 20 lagu andalan yang dapat dikompilasi untuk menjadi album dan sekitar 40 lagu lainnya yang bisa dijadikan sebagai cadangan. Tetapi Geffen Record menilai semua itu belum bisa dijadikan harapan untuk menjadikan Chinese Democracy sebagai album terbaik sepanjang masa.

Ketika Axl Rose gagal memenuhi tenggat waktu 1 Maret 1999, ia kembali bersikap seperti sebelumnya. Ia segera aktif, agak panik, sempat kreatif, tetapi kemudian menarik diri. Ia sesumbar bahwa album yang sedang ia kerjakan bukan lagi satu album, tetapi trilogi alias tiga album sekaligus.

Setelah itu, Geffen Records mengeluarkan pernyataan bahwa Chinese Democracy sudah hampir selesai. Bahkan, pernyataan itu seperti memberikan maaf kepada Axl Rose dengan mengatakan bahwa artis-artis besar seperti Peter Gabriel atau Stevie Wonder juga mengalami masa yang macet yang berjalan lama, yang justru adalah pertanda bahwa sebuah karya album terbesar sedang dalam proses pembuatan.

Kerugian yang diderita Geffen Record untuk proses pembuatan Chinese Democracy sudah tidak terhitung nilainya. Menjadikan album ini adalah album termahal yang pernah dibuat. Tetapi pengorbanan pihak rekaman tersebut tidak pernah dihargai oleh Axl Rose.

JANJI AXL ROSE UNTUK CHINESE DEMOCRACY

Dalam sebuah wawancara radio pada 5 Mei 2006, Axl mengumumkan bakal merilis Chinese Democracy di akhir tahun 2006. Jadwal itu rupanya melenceng. Janji berikutnya, akan dirilis Maret 2007, akhirnya gagal juga. Banyak pihak menganggap bahwa Axl tidak siap apabila nantinya album tersebut tidak bisa seperti yang dia inginkannya (penjualan).

Hal lain yang tidak memungkinkan drilisnya album ini pada saat itu (saat Axl Janji di tahun 2006) adalah ketika masuknya gitaris baru pengganti Buckethead, Ron “Bumblefoot” Thal. Bumblefoot masuk menggantikan Buckethead, sedangkan saat itu keadaan materi lagu-lagu dalam Chinese Democracy sudah bisa dinyatakan siap untuk dirilis.

Agar Bumblefoot bisa mengisi porsi gitar pada lagu-lagu di Chinese Democracy, Axl Rose memutuskan untuk menunda perilisan album untuk memberi kesempatan bagi Bumblefoot mengisi “ruang-ruang kosong” dalam beberapa lagu untu diisi porsi solo gitarnya.

Untuk hal ini pula, Bumblefoot tidak keberatan untuk memainkan gitar Gibson Les Paul ’59 Reissue buatan tahun 1989 untuk kepentingan musik GNR. Padahal sesunggauhnya dia telah dikontrak secara eksklusif oleh Vigier, perusahaan gitar asal Perancis. Alasan tersebut adalah disebabkan karena dalam musik GNR sejak jaman Slash, Gibson Les Paul adalah ciri khas sound GNR.

Saat penggarapan album, Bumblefoot mengaku melakukan banyak eksperimen untuk mendapatkan posisi yang tepat dan nyaman bagi porsi gitarnya. Dia bisa menghabiskan sampai 10 jam per hari untuk mengutak-atik part yang dianggap “Berharga” dan bisa diselipi. Maklum, album Chinese Democracy sudah dipadati oleh para gitaris sebelumnya.

CHINESE DEMOCRACY DIRILIS

Akhirnya Chinese Democracy dirilis 23 November 2008, namun apa yang dikehendaki Axl agar album ini menjadi “album terbesar” sepanjang sejarah GNR tidak (belum) terbukti. penjualan album ini berjalan amat sangat pelan untuk ukuran GNR dalam sejarahnya.

Ketika Axl mengetahui realitas itu, muncul kembali sifat-sifat lamanya yaitu paranoid dan takut dianggap jelek. (Ingat ketika Axl dalm kurun waktu 1991-1993 beberapa kali mengamuk dengan penonton-penonton yang mencoba memotret dirinya, hanya orang-orang yang sudah punya ijin waktu itu yang bisa memotret Axl saat konser. saat itu axl takut dipotret dalam keadaan jelek, dalam keadaan dirinya jelek, karena ia takut dianggap jelek).

Axl memang sudah sejak dulu dianggap paranoid dan takut dianggap jelek. Dugaan itu pula yang muncul ketika Chinese Democracy dirilis dan gagal dalam penjualan (setidaknya seperti apa yang diimpikan Axl selama ini). Axl dikabarkan menolak diwawancarai media sehingga beredar gosip bahwa dia menderita antropofobia atau penyakit kejiwaan yang menyebabkan penderitanya takut ketemu orang banyak.

Ketika album itu baru berhasil terjual sebanyak 261 ribu keping, Axl dikabarkan telah menutup diri dan menderita Antropofobia. Dalam waktu satu bulan, dia juga telah memecat manajemennya, Front Line sebanyak tiga kali dan tak pernah meninggalkan rumahnya dalam waktu dua bulan terakhir. Dia bahkan menolak diwawancarai atau mengadakan tur promo sehingga promosi album ini terganggu.

Ketika pihak Geffen akhirnya berhasil membujuk Axl untuk mengadakan tur lagi, GNR dihadapkan dengan hengkangnya Robin Finck pada pertengahan 2008. Robin Finck kembali bergabung dalm konser bersama Nine Inch Nails (NIN).

Suasana ini membuat gusar Axl karena Robin Finck sebelumnya juga pernah keluar untuk membela NIN dan kemudian masuk lagi ke GNR. Tahun 2000 dia pernah keluar dari GNR untuk mendukung Trent Reznor (Baca : Nine Inch Nails) dalam konsernya. Tahun 2001 ketika tur konser NIN berakhir, Robin Finck kembali bergabung dengan GNR yang saat itu sebenarnya posisinya sudah digantikan Buckethead, sehingga gitaris GNR menjadi tiga orang.

Untuk mengisi kekosongan Robin Finck, sempat muncul rumor-rumor tentang siapa gitaris yang bakal menjadi personel GNR selanjutnya. Seorang anak muda kelahiran 18 Juli 1990 bernama Nick Sterling (Nicholas James Sterling) dirumorkan akan bergabung dengan GNR. Axl sempat memuji penampilan “seorang remaja hebat” ini. (Saat ini Nick Sterling telah bergabung dengan Sebastian Bach untuk mendukung konsernya).

Akhirnya 21 Maret 2009, pihak GNR mengumumkan bahwa DJ Ashba (Darren Jay Ashba) untuk bergabung dalam tur Chinese Democracy GNR. DJ Ashba sebelumnya dikenal sebagai gitaris Sixx:A.M.

11 Desember 2009, GNR memulai kembali tur keliling dunianya dimulai di Taipei, Taiwan. Selanjutnya GNR sampai sekarang mengadakan world tour Chinese Democracy. Chinese Democracy World Tour dimulai sejak album ini belum dirilis, tur dimulai 1 Januari 2001. GNR setidaknya sampai saat ini telah memecahkan rekor sebagai tur album terlama sepanjang sejarah. Sebelumnya rekor ini dipegang oleh GNR sendiri ketika Use Your Illusion Tour (24 Mei 1991 – 17 Juli 1993, dengan 192 penampilan di 27 Negara) GNR juga memecahkan rekor pembuatan album termahal sepanjang sejarah (Album Chinese Democracy, menghabiskan lebih dari 13 juta dollar AS).

Akhirnya setelah menanti 14 Tahun, Chinese Democracy dirilis 23 November 2008.

Sumber:
-Catatan FB

-http://en.wikipedia.org/wiki/Chinese_Democracy

-http://web.gunsnroses.com/index.jsp

-http://www.chinesedemocracy.com/

-http://www.heretodaygonetohell.com/index2.php

-http://en.wikipedia.org/wiki/Use_Your_Illusion_Tour

-http://www.youtube.com/watch?v=x6TCYVQ8dsc

-http://en.wikipedia.org/wiki/Nick_Sterling

-http://en.wikipedia.org/wiki/DJ_Ashba

-Marquez, Ahimsa. Legend Of Rock’s: Guns N’ Roses, Penerbit A Plus Books, Yogyakarta. 2009.

-Stenning, Paul. Band yang Dilupakan Waktu ; Biografi Lengkap Guns N’ Roses, Penerbit Jalasutra (Ayyana), Yogyakarta, 2009 (versi Indonesia).

Baca Juga:

Posted from WordPress for Sony Ericsson K510i

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s