Kisah Si Serbo Begal Asal Lampung Utara

Pembegalan motor kini jadi momok bagi masyarakat Jabodetabek. Pasalnya, kelompok penjahat itu kejam. Mereka tak segan melukai, bahkan `menghabisi` nyawa korban.

Serbo alias Abu, salah satunya. Warga Kota Bumi, Lampung Utara, Lampung, itu, jadi begal sejak 2014. Lelaki itu sebelumnya pernah jadi buruh pabrik di Bogor, Jawa Barat.

Namun, pekerjaannya di pabrik tidak berjalan mulus. Ia dipecat. Pusing, Sebo lalu banting stir jadi pembegal setelah diajak salah satu temannya yang juga dari Lampung.

(Kriminalitas Lampung: Curanmor, Pembegalan dan Kejahatan Berawal dari Kemiskinan)

“Pas berhenti kerja diajak teman dikenalkan untuk belajar begal di Depok,” kata Serbo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2015). “Kebetulan kelompok dia sedang kurang orang”. (metrotvnews)

Kemudian, dia dipertemukan dengan anggota komplotan yang lain. Sebanyak tujuh anggota komplotan itu selalu membawa senjata api setiap menjalankan kejahatan. Mereka juga tidak segan untuk menembak korban agar kejahatannya berjalan lancar.

Serbo `dibina` oleh Tohir, pentolan komplotan begal motor. “Saya pertama jadi joki, bawa motor. Terus yang di motor kepala komplotan Tohir, mengambil kontak (motor korban),” ujar dia.

Serbo mulai benar-benar menjadi begal setelah dianggap mampu oleh Tohir. Dia kali pertama beraksi merampas sebuah mobil di Jalan tol Merak-Jakarta Kilometer 20.

Ia bersama enam begal lainnya menyewa sebuah mobil di daerah Gambir, Jakarta Pusat. Mereka lalu meluncur ke tol Merak-Jakarta dan beraksi di sana. Mereka menghabisi korbannya.

“Saya sudah membunuh dua orang, salah satunya sopir truk. Saya menusuk bagian rusuk korban sebanyak tujuh kali. Saya beraksi menggunakan senjata,” tuturnya. (tribunnews)

Selama dua bulan melakukan begal, Serbo mengaku sudah mendapatkan 15 kendaraan roda dua dan tiga kendaraan roda empat.

Serbo mengaku, hasil membegal membuat kantongnya tebal. Sekali merampas motor, dia bisa mengantongi duit Rp1 juta. “Penghasilan bisa Rp 1 juta, hingga Rp 1,5 juta satu motor,” terang Serbo (metrotvnews)

Satu tahun beraksi, Sebo `tersandung`. Dia diburu polisi dan akhirnya ditangkap di Waykanan, Lampung Utara. “Saya ditangkap pas mau kabur,” tukas dia.

Serbo diketahui selama ini malang melintang di Tanggerang Kota; Depok; Jakarta Timur; serta Jakarta Selatan. Kasat Reskrim AKBP Sutarmo mengatakan dua pelaku dibekuk, salah satunya tertembak mati.

“Lima lainnya masih pengejaran, DPO. Mereka lari ke Lampung, tapi berpencar,” kata Sutarmo.

Sutarmo menambahkan pihaknya menyita mobil hasil rampasan kelompok Sebo. Juga beberapa barang bukti rampasan lainnya.

“Mobil kita sita, mereka jual mobil ke Lampung. Tapi kalau motor disebar ke daerah untuk ojek,” pungkas dia.

Edan, udah seperti di film-film aja ya gan… Ternyata benar-benar ada hal seperti ini dikehidupan nyata, sudah tidak ada nurani kah para pelaku begal-begal tersebut? Sudah tak waraskah otak mereka? Begal memang bukan hal baru, hanya berita makin marak akhir-akhir ini setelah banyak peristiwa pembegalan di berbagai wilayah di Indonesia.

Yap… Sebagai manusia perlu membentengi diri dengan iman yang kuat agar tidak sampai terjerumus ke hal-hal yang buruk, ekonomi memang menjadi alasan sebagian besar pelaku kejahatan, tapi jika kita kuat melawan godaan dan cobaan tersebut dan terus berusaha, datuk yakin masih banyak cara atau pekerjaan lain yang lebih halal dari pada melakukan hal buruk tersebut apalagi sampai membunuh orang.

Gak enak kok melakukan kejahatan, hati tidak pernah tenang walupun punya uang banyak, nyawa menjadi taruhan dan juga urusan dengan Tuhan atas dosa-dosa yang sangat besar…

Last bentengi dan pertebal iman kita gan.. Niscaya seberat apapun cobaan mendera hidup kita, kita tidak akan goyah untuk melakukan hal-hal buruk tersebut dan juga Tuhan akan melindungi kita dari marabahaya dan kejahatan dari orang edan seperti Serbo ini.

Salam Panic Brake…

Baca Juga:

Posted from WordPress for Sony Ericsson K510i

Iklan

2 thoughts on “Kisah Si Serbo Begal Asal Lampung Utara”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s