Arsip Tag: Chinese Democracy

DJ Ashba Resmi Keluar Dari Guns N Roses

DJ Ashba keluar dari Guns N’ Roses

Axl n Ashba
Axl n Ashba

Gitaris Guns N’ Roses, Daren Jay Ashba yang dikenal dengan nama DJ Ashba secara mengejutkan mengumumkan bahwa dia keluar dari Guns N’ Roses, band dimana dia telah bergabung selama 6 tahun ini.

DJ Ashba memutuskan untuk keluar dari band yang digawangi oleh frontman Axl Rose ini, untuk fokus kepada keluarganya dan karirnya di Sixx AM, band yang dibentuknya bersama Nikki Sixx dan James Michael, sebelum dia bergabung dengan Guns N’ Roses tahun 2009 menggantikan gitaris Robin Finck. Lanjutkan membaca DJ Ashba Resmi Keluar Dari Guns N Roses

Iklan

CHINESE DEMOCRACY “The Most Expensive Album Ever Made”

CHINESE DEMOCRACY – GUNS N’ ROSES ALBUM (2008)

Chinese Democracy adalah sebuah album impian Axl Rose setelah Use Your Illusions, seperti biasanya Guns N’ Roses (GNR) selalu membuat album “selipan” atau album “pancingan” sebelum album besar dirilis.

Ketika GNR pertama kali pada tahun 1986 merilis mini album “Live ?!*@ Like a Suicide”, album ini hanyalah album “pancingan”, dan berhasil dengan album tersebut GNR dikontrak oleh Geffen Record salah satu perusahaan rekaman terbesar dan kemudian mereka merilis sebuah album pertama mereka yaitu, “Appetite For Destruction” (1987). Lanjutkan membaca CHINESE DEMOCRACY “The Most Expensive Album Ever Made”

Cerita Tentang Buckethead

Cerita tentang Buckethead dimulai dengan seorang anak bernama Brian Carroll yang tumbuh di pinggiran kota California Selatan tidak jauh dari Disneyland. Dia anak pemalu dan menghabiskan banyak waktu di kamarnya, yang dipenuhi dengan buku-buku komik, video game, seni bela diri memorabilia film, koleksi pedang perang-perangan, yang semuanya biasa dimiliki oleh anak-anak pada masa itu. Ia juga menghabiskan banyak waktunya di Disneyland.

Sebagai seorang remaja, Brian mengambil gitar, mengambil pengaruh dari kekuasaan master musik metal seperti Angus Young dari AC/DC, Randy Rhoads dari Ozzy Osbourne Band dan virtuoso asal Swedia Yngwie Malmsteen. Brian Carroll menggabungkan sejumlah besar musik klasik dan kesadarannya tentang perkembangan musik ini. Dia membaca banyak teori musik. Dia memulai pembelajarannya dengan benar-benar serius.

Tidak seperti idolanya, bagaimanapun juga Brian Carroll adalah sesuatu tapi flamboyan. Dia tidak pernah nyaman untuk berusaha menggeser posisi flamboyan dari dewa-dewa gitar pujaannya tersebut. Faktanya, dalam dunia ideal, akan ada orang lain suatu hari nanti yang ingin sepanggung dengan dia dan bersembunyi di baliknya. Semacam alter ego. Lanjutkan membaca Cerita Tentang Buckethead